.snip-thumbnail { width: 60px !important; height: 60px !important; object-fit: cover; border-radius: 50% !important; }
SD NEGERI 3 CANDI KEC. KUMAI
📢 SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SD NEGERI 3 CANDI • ALAMAT: JL. YAYASAN USAHA KARYA RT.08/RW.02 KELURAHAN CANDI 74181 • EMAIL: sdn3candi11@gmail.com
📢 SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SD NEGERI 3 CANDI • ALAMAT: JL. YAYASAN USAHA KARYA RT.08/RW.02 KELURAHAN CANDI 74181 • EMAIL: sdn3candi11@gmail.com

KOMUNITAS BELAJAR CANTIG

🌐 Kunjungi Web Kombel

JURNAL PEMBELAJARAN

📊 Lihat Jurnal

WEBSITE KELAS

🌐 Kunjungi Web Kelas

7 KAIH

📌 Lihat 7 KAIH

AGENDA KEGIATAN

📌 Kepsek, Guru, Tendik dan Siswa

E-BUKU PIKET GURU

📊 Lihat Buku Piket

E-BUKU TAMU

📊 Lihat Buku Tamu

KRIRIK DAN SARAN

📊 Silahkan Berikan Kami Kritik dan Saran yang membangun

SPMB 2026/2027

🎓 Silahkan lihat Informasi Pendaftaran Sekarang

E-BUKU KUNJUNGAN PERPUSTAKAAN CANTIG

📖 Lihat Buku Kunjungan

PROGRAM SEKOLAH

🏆Lihat Program

PENGUMUMAN KELULUSAN

🎓Kunjungi WEB

“Melestarikan Makanan Tradisional Melalui Kegiatan Memasak”

Dewi Kursusi
0

 Kegiatan melestarikan makanan tradisional melalui praktik memasak merupakan salah satu upaya nyata dalam menjaga warisan budaya bangsa. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenal berbagai jenis makanan khas daerah, mulai dari bahan, cara pengolahan, hingga nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Tidak hanya sekadar memasak, tetapi juga memahami makna dan sejarah di balik setiap hidangan tradisional.

Dalam pelaksanaannya, siswa bekerja secara berkelompok untuk menyiapkan bahan, mengikuti langkah-langkah memasak, serta menyajikan hasil masakan dengan baik. Kegiatan ini melatih keterampilan hidup (life skill), seperti kerja sama, tanggung jawab, kemandirian, dan kreativitas. Selain itu, siswa juga belajar menghargai proses dan pentingnya menjaga kebersihan serta keamanan dalam mengolah makanan.

Melalui kegiatan memasak makanan tradisional, diharapkan siswa dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal dan memiliki kesadaran untuk melestarikannya di tengah perkembangan zaman. Dengan demikian, makanan tradisional tidak hanya menjadi kenangan, tetapi tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda hingga masa yang akan datang.


















Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default